Kamis, 29 Desember 2022

Buku Ilmu Falaq antara Fikih dan Astronomi





Buku ini untuk menjelaskan tentang arah kiblat dalam ranah fiqh dan falak . fiqh dan falak tidak bertentangan satu sama lain, dalam hal ini fikih searah dan mendorong untuk perkembangan ilmu falak.

Fakta yang berkembang dalam masyarakat menunjukkan bahwa ketika arah kiblat di sebuah masjid atau mushalla melenceng sehingga perlu dikalibrasi kembali atau hanya mengubah garis shaf, maka masyarakat yang kurang memahami konsepsi arah kiblat berasumsi bahwa "Indonesia berada di sebelah timur ka'bah/Mekkah, tentunya kiblat umat Islam di Indonesia sepanjang masih mengarah ke arah barat masih bisa ditolerir". Padahal dalam fiqh Syafi'iyah dijelaskan wajib menghadap ainul ka'bah dengan yakin jika dekat dan dengan zhan jika jauh.

Bagaimana dijelaskan tentang arah kiblat dalam ranah fiqh dan falak semoga tidak ada anggapan istilah "kiblat fiqh dan kiblat falak," karena antara fiqh dan falak tidak bertentangan antara satu sama lainnya bahkan pada kenyataannya fiqh mendorong lahirnya ilmu falak sementara ilmu falak mensosialisasikan konsep fiqh dilapangan.

Hal lainnya adalah dijelaskan konsep hisab dalam kajian fiqh mazhab Syafi`i karena mayoritas masyarakat pada umumnya berasumsi bahwa hisab tidak ada kaitannya dengan penentuan awal bulan Hijriyah dalam fiqh Syafi`i bahkan terjadi pertentangan antara keduanya padahal kenyataannya tidak demikian.

Ilmu falak merupakan cabang ilmu praktis yang mempunyai objek formal benda-benda langit, khususnya matahari, bumi dan bulan dengan objek material berupa garis edar atau orbit masing-masing dan sasaran fungsionalnya adalah mendukung salah satu syarat dalam beribadah kepada Allah SWT.

Download Buku

Minggu, 12 Desember 2021

Download kitab al-Muqtadhab imam mubarrad

 kitab almuqtadhab fin nahwi karya al mubarrad download di sini 

download kitab bughyatul musytaq syarah luma

 untuk kawan-kawan yang mengikuti channel saya, di khasanah turas bisa unduh file kitab syarah luma, bughyatul musytak pada lik di bawah ini


Bughyatul musytaq download di sini  buku ini merupakan karangan syaikh yasin al fadani.

Rabu, 24 November 2021

Mengenal nazham maqsud

 

"Ummul ulum" ibunya ilmu, adalah sebutan yang diberikan para ulama untuk ilmu shorof, karena ilmu ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kalimah, keadaan serta perubahannya pada bentuk yang berbeda-beda untuk menghasilkan makna yang dikehendaki, yang pada gilirannya digunakan sebagai perantara untuk memahami Al-Qur'an dan Hadits.
Kitab (nadzom) maqshud, merupakan adikarya yang luhur dan monumental dibidang ilmu shorof, seperti yang disebutkan dalam kitab Rouhusy Syuruh. Kitab ini merupakan karya Syaikh Nu'man atau yang lebih populer dengan sebutan Imam Abu Hanifah, yang kemudian dinadzomkan oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrohim. Sedangkan kitab Al-Maqoshid Ash-Shorfiyyah akan mengantarkan secara mendetail dan mendalam didalam memahami kitab Nadzom Maqshud.

tentang linguistik dan gramatika (tata bahasa) Arab, pengarang juga memasukkan Nazam Maqshud, yaitu konjugasi (perubahan) bentuk kata dalam bahasa Arab (I'rab). Perubahan bentuk kata itu, dalam dunia pesantren biasa dikenal dengan nama Tashrif.

Dan, dalam bahasa tata bahasa, sangat banyak perubahan bentuk kalimat (kata). KH Muhammad Ma'sum bin Ali (w 1353 H/1934 M), pengarang Kitab Al-Amtsilah al-Tashrifiyah telah menulis berbagai perubahan kata di dalam bahasa Arab secara lengkap.

Adapun dalam syair atau Nazam Maqshud karya Syaikh Ahmad bin Abdurrahim al-Thahthawi (1132-1302 H), memuat sekitar 113 syair. Isinya membahas mengenai perubahan bentuk kata atau kalimat didalam bahasa Arab.

Pada bab pertama, Syaikh Ahmad Abdurrahim membahas tentang Fi’il Tsulatsiy, yaitu fiil yang ditambahkan padanya beberapa huruf. Bisa, satu huruf, dua huruf, tiga huruf, atau lebih. Misalnya, fa'ala (tiga huruf, yaitu huruf fa, ain, dan la). Kata fa'ala dapat berubah menjadi fa' 'ala (tasydid huruf ain), infa'ala, atau istaf'ala.

Bab selanjutnya, Syaikh Ahmad Abdurrahim membahas tentang bab Ruba’i ‘ala al-Mujarradi wa al-Mulhaqi bih atau bab Ruba'i Mujarrad. Kemudian, bab tsulatsi majid, mashdar wa ma yustaqqu minhu, serta fasal tentang Fi Hay`at al-Fi'li al-Madli, fasal fi Abniyatin al-Mudlari' al ma'lum wa al-majhul, tashrif shahih, lalu ditutup dengan fasal fil fawa'id.

Dari keterangan syair-syair maqshud ini, dapatlah diketahui bahwa nama-nama fiil dalam tata bahasa Arab meliputi, fiil madli, fiil mudlari', fiil amar, fiil nahy, fiil madli majhul, dan fiil mudlari' majhul. Fiil mudlari' majhul, biasanya dicontohkan dengan kata yuf'alu atau yuf'ilu (dilakukan, diperbuat). Kata tersebut merupakan contoh pekerjaan telah lampau, namun masih dilakukan sampai saat ini.

Umumnya, bagi santri yang sudah paham ilmu sharaf atau tahsrifan yang dipelajari dari kitab al-Amtsilah al-Tashrifiyah, tidaklah sulit untuk membahas atau mempelajari syair-syair dalam Nazam Maqshud ini. Wa Allahu a'lam.  



download kitab nuzhatul uqul

 ini link download kitab nuzhatul uqul syarah lubbul ushul 

klik di sini 

Kamis, 11 November 2021

Adabul Mufrad


sampul kitab asli dari Adabul mufrod


 Buku Terjemah Al-Adab Al-Mufrad yang merupakan karya dari Imam Al-Bukhari yang berisi kumpulan hadits tentang adab dan akhlak seorang muslim, Buku kumpulan Akhlak dan Adab karya Imam besar Ahli Hadits yaitu Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari.

Al-adab al-mufrad (Arab: ألأدب المفرد‎) adalah kitab hadis yang dikumpulkan oleh Muhammad Al-Bukhari atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari yang menjawab pertanyaan tentang penyempurnaan akhlak Muslim. Kitab ini juga berisi sebagian perkataan sahabat Nabi Muhammad SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM (atsar) dan para tabi'in. Kitab ini berisi hadis tentang akhlak nabi Islam Muhammad SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM. Kitab ini memiliki 1.322 hadis.

Kitab al-Adabul Mufrod dan Arti Penting Mempelajarinya. Di antara kitab tersebut adalah kitab al-Adabul Mufrad karya Amirul Mu'minin fil Hadits, Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari -rahimahulloh- (penulis kitab at-Tarikhul Kabir, al-Jamiush Shahihil Musnad min Haditsi Rasulillah -Sholallahu Alaihi Wassalam- yang populer dengan judul Shahih al-Bukhari dan berbagai kitab yang sarat faedah lainnya). 

Dalam kitab tersebut, al-Bukhari telah mengumpulkan berbagai (hadits Nabi yang menggambarkan berbagai bentuk) sifat dan adab terpuji yang sangat dibutuhkan pribadi muslim ketika bermukim dan bepergian, atau adab yang dibutuhkan ketika berada di tengah keluarga dan tetangga serta segala sesuatu yang erat kaitannya dengan kekerabatan dan kemasyarakatan.

Penulis kitab Fadhlullahish Shamad mengatakan:, Kitab al-Adabul Mufrad karya Amirul Mukminin fil Hadits, pakar ilal (cacat yang tersembunyi dalam hadits) di masa dulu dan sekarang, penjaga Islam dan kaum muslimin, pemuka para ahli hadits, al-Imamul Himam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari semoga Allah melimpahkan karunia kepada-Nya, rnerupakan salah satu karya yang sangat bermanfaat. Tidak ada kitab yang serupa dengan kitab yang berukuran kecil dan bermuatan ilmu yang melimpah ini. Kitab ini menghimpun berbagai riwayat seputar adab dan akhlak mulia yang berasal dari Nabi -, para pemuka Shahabat dan para ulama. Kitab ini rnerupakan salah satu karya terbaik yang pernah ditulis oleh Imam Al Bukhari Rahimahullah


Link untuk download kitab terjemah adabul mufrod


Kamus ilmu ushul fiqh

ushul Fiqh  sering diterjemahkan menjadi teori hukum (legal theory) atau sering pula dikenali dengan filsafat hukum islam, karena memang di dalarnnya berisi tentang teori-teori untuk memahami hukum Islam, cara seorang fakih mengambil hukum langsung dari sumbernya


Ushul fikih tidak hanya diperlukan dalam memaharni teks-teks yang terdapat dalam Alquran maupun hadis, tetapi juga untuk memahami banyak hal yang melatar belakanginya berupa aspek kebahasaan, adat istiadat, dan anasir lain yang menungkapkan bahasa sebagai simbol itu ditafsirkan.

Kamus ini disusun sedemikian rupa,  setiap istilah yang dibahas, dan diberikan argumentasinya, di samping itu penyusun buku ini juga memberikan beberapa pandangan berbeda dari para pakar dalam memberikan per definisinya.   diharapkan pembaca akan dapat mengetahui  memahami sumber perbedaan pandangan tersebut, serta dapat secara jeli mengambil hikmah dari perbedaan itu, sehingga akan lebih menambah wawasan, betapa dalam perbedaan itu terdapat hikmah yang sangat banyak. Berangkat dari perbedaan-perbedaan itulah, akan terbuka wawasan kita, dalam memahami persoalan dengan objektif. Dengan 372 halaman penulis berusaha untuk menyuguhkan definisi, atau lebih tepatnya sebagai leksikon usul fikih demi membantu para peminat ushul fikih mencari berbagai istilah yang tersebar pada kitab-kitab ushul fikih dengan mudah. 

Memang buku ini bukan rujukan utama, karena memang masih ada banyak istilah yang belum terurai sebab memerlukan pembahasan lebih lanjut.

link download 


kamus ilmu ushul 
fikh karya Drs Totok jumantoro, M.A dan Drs. Samsul Munir, M.Ag.


Kamis, 14 Oktober 2021

Mengenal kitab Al-luma

Kitab ini disusun oleh  Imam Abu Ishaq Ibrahim bin ‘Ali bin Yusuf al-Fairuzzabady asy-Syairazy asy-Syafi’iy. w. 476 H. Merupakan kitab yang menjadi rujukan dan bahan kajian di pesantren-pesantren.  Kitab ini memiliki syarah yang cukup terkenal yaitu majmu Al-Majmu’ (المجموع) meski ada syarah lain pula selain majmu yaitu,Al Bayan fi Madzahibi Al-Imam As-Syafii” yang ditulis oleh Imam Imroni (558 H). kedua kitab merupakan syarah al muhadzdzab yang terkenal sekalipun Al-Majmu lebih populer dibanding karya Imam Imroni.

Al-luma ini terbilang kecil karena merupakan ringkasan dari kitab beliau yang besar bernama At-Tabshirah. Beberapa contoh dalam At-tabshirah lebih dielaborasi dan tidak semua ditampilkan dalam al-luma ini dengan beberapa modifikasi. Di babak lebih lanjut Beliau sendiri mensyarahi kitab al-Luma ini, kitab syarah luma ini diberi nama al-wushul ila masail al-ushul, ada pula yang menyebutkan kitab tersebut bernama syarh luma

Untuk mengikuti kajiannya sila ikuti channel kami.

Kajian Kitab Al-Luma

Untuk mendapatkan file pdf-nya kawan sila ikuti link ini

Download kitab pdf Al-Luma


Sabtu, 11 September 2021

Hukum-hukum

Hukum Syara Khitab Taklif

Artikel tulisan ini merupakan lanjuta dari seri tulisan sebelumnya yaitu bahasan hukum-hukum pada tulisan Pengertian dasar usul fikih 

Haram: yaitu perkara yang di kerjakan mendapat pahala dan mendapat dosa bila ditinggalkan, misalkan  melaksanakan solat lima waktu dan puasa di bulan Ramadhan. 

Mandub, yaitu perkara yang  apabila dikerjakan mendapat pahala dan tidak disiksa jika ditinggalkan contohnya, melaksanakan solat sunnah tahiyyatul masjid dan lain-lain

Haram, yaitu perkara yang apabila dikerjakan akan mendapat dosa dan bila ditinggalkan mendapat pahala seperti riba dan perbuatan yang merusak dan lain-lain.

Makruh, yaitu pekerjaan yang akan diberi pahala apabila ditinggalkan dan tidak disiksa apabila dilakukan. contohnya, mendahulukan mencuci bagian sebelah kiri  daripada sebelah kanan ketika berwudhu dan lain-lain. 


Mubah , yaitu pekejaan yang tidak akan diberi pahala jika dilakukan dan tidak pula disiksa jika ditinggalkan, misalnya tidur disiang hari dan lain lain. 

Sahih, jika rukun dan syaratnya terpenuhi

Bathil, jika rukun dan syaratnya tidak terpenuhi

Rukun,  sesuatu yang menentukan sahnya suatu perbuatan dan termasuk bagian dari sesuatu itu , misalnya membasuh muka ketika wudhu , takbiratul ihram ketika solat dan lain-lain. 

Syarat, sesuatu yang menentukan sahnya suatu pekerjaan tapi bukan bagian  dari sesuatu itu, misal untuk wudhu diperlukan air mutlak  agar sah, juga untuk solat menjadi sah diperlukan menutup aurat


Rukshah, yaitu hukum yang berubah  dari yang sulit menjadi mudah , diiringi dengan sebab adanya hukum asal , misalnya diperbolehkan puasa bagi musafir , jika puasa itu menyebabkan kesulitan / kepayahan bagi musafir . Contoh lainnya adalah, diperbolehkan memakan bangkai bagi orang yang dalam keadaan darurat dan lain-lain.

Azimah: hukum asal, misalnya hukum wajib solat lima waktu , bangkai itu haram dimakan bagi yang tidak dalam keadaan darurat. 


Kamis, 09 September 2021

Idhohul Qawaid al-Fiqhiyah Li Thullabil Madrasah ash-Shawlatiyah – Karangan Syekh ‘Abdullah al-Lahji

Ulasan kitab Idhohul Qawaid al-Fiqhiyah

 Kitab ini merupakan Ringkasan dari Nazham faraidul Bahiyyah yang mana Faraidul Bahiyyah sendiri merujuk kitab qawaid fiqhiyyah-nya Syaikh Jalaluddin Syuyuthi (911/1505) . Dan dalam pada itu pun Syaikh Syuyuthi mengambil rujukan dari kitab karangan Imam Tajuddin Subki al-Majmu al-Madzhab Fi Qawaid al-Madzhab karangan Abu Said al-Alai, dan kitab al-Mantsur Fi Tartib al-Wawaid al-Fiqhiyyah karya az-Zarkasyi 

Kitab Al-Idhah ini termasuk buku qawaid fiqhiyyah, yang tentu saja menarik minat para santri, mahasiswa ataupun dosen untuk mempelajarinya. Terlebih jika kita mau mengambil spesifikasi dalam bidang hukum islam (Fiqh)

Biografi Syaikh Lahji

Pengaran kitab ini adalah Syaikh Abdullah bin Sa'id Al-Lahji (1343-1410  H) atau sekitar tahu 1924-1990. Beliau dilahirkan di desa Nubat ayad, di Lahj Yaman pada 1342. Beliau hafal Al-quran dan banyak matan kitab di bawah asuhan ayahandanya. Kemudian ayahanda beliau membawa beliau ke kota Houta untuk dididik dibawah pengasuhan Syaikh Hasan Abdullah Ibrahim pada 1354 H / 1935, beliau melanjutkan banyak menghafal matan di bawah didikan Syaikh HasanbAbdullah Ibrahim hingga ayahanda Beliau meninggal dunia. 

Sepeninggal Ayahnya, beliau dijadikan oleh penduduk di desanya sebagai Imam, khotib dan muadzin, namun demikian Beliau lebih menyerahkan soal imam ini kepada orang lain disebabkan ketawadhuan beliau dan upayanya untuk menrendahkan dirinya agar tetap dalam posisi sebagai pencari ilmu. 

Pada 1358 beliau melakukan rihlah ilmiah ke Mekah dan tinggal di Murawa'ah untuk mencari ilmu dari Ulama besar di sana. Beliau tinggal di sana dalam beberapa waktu  dan kembali ke kampungnya untuk kembali berkumpul dengan ibu dan saudara-saudaranya. pada 1361 H Beliau melakukan rihlah ilmiah lagi ke Zabid dan tinggal beberapa waktu di sana sampai Guru Beliau meninggal dunia pada 1372 H / 1952. pada 1374 H / 1955 Beliau berhaji ke Mekah dan tinggal di sana selama satu tahun. Kemudian pulang lagi ke Yaman dan Beliau berhaji lagi pada 1377 /1957. Lalu beliau Tinggal di Mekah hingga wafatnya.  

Untuk mendownload kitab Al-Lahji ini sila klik link berikut Idhohul Qawaid al-Fiqhiyah Li Thullabil Madrasah ash-Shawlatiyah – Karangan Syekh ‘Abdullah al-Lahji



 Dalam pembukaan  kitab ini,  Syaikh Lahji berkata bahwa mempelajari cabang keilmuan ini sangat penting dalam rangka melatih diri untuk mengetahui sumber dasar pengambilan fikih dan pengambilan hukum islam. Ilmu ini merupakan asas dari fikih yang dengannya dapat diketahui hal yang haram dan halal.

Untuk kajian Kitab Ini videonya bisa dilihat dichannel youtube berikut. 


Keterangan kitab di atas

Nama kitab :Idhohul Qawaid al-Fiqhiyah Li Thullabil Madrasah ash-Shawlatiyah – Karangan Syekh ‘Abdullah al-Lahji

Format ekstensi: Pdf

Pengarang: Syaikh Abdullah bin Said Al lahji



Selasa, 07 September 2021

Amalan Anti Haus

Syaikh Salim Bin Muhammad Al-Amiry sebagaimana dikutip oleh pengarang kitab Kawakibud Durriyah fi Tarajimussufiyyah yaitu Syaikh Al-Munawy bahwasanya agar kita terhindar dari rasa haus, bisa melakukan amalan sebagai berikut. link downloadnya di bawah


ini untuk foto kitab tersebut



Syaikh Salim Bin Muhammad al-Amiriy al-Yamaniy (dilahirkan pada tahun 570 Hijriyah. Wafat tahun 630 Hijriyah) seorang ahli fiqih dan pakar hadist di zamannya, Beliau sangat dermawan, berkedudukan mulia, sangat tawadhu, hati yang lapang. Murid-muridnya mengambil keutamaan dari akhlak beliau dan didikan Beliau.

Amalannya sebagai berikut

1. Membaca surat al-Fatihah 7 kali dengan niat terhindar dari haus 2. Al-Fatihah tersebut dibaca di pagi hari sebelum makan dan minum apa-apa. Kalau dilakukan saat puasa amalkan kaifiat ini kira-kira jam 9 pagi. 3. Menyemburkan ludah halus disertai tiupan ke dua telapak tangan 4. Mengusapkan kedua tangan ke muka